Cari Blog Ini

Badan Eksekutif Mahasiswa Matematika Universitas Negeri Jakarta

BEM MATEMATIKA UNJ 2016-2017

Inilah kami, Pejuang-Pejuang BEM MATEMATIKA UNJ 2016-2017....

PROFIL BEM MATEMATIKA 2016-2017

BEM Matematika adalah organsasi mahasiswa di....

[HOT] Anjangsana 2016

Mau tau keseruan Matematika UNJ Goes to Semarang? Tengok yuk....

Sabtu, 18 Agustus 2012

Tujuan, Visi Dan Misi SIGMA 2012



Tujuan :



  1. Mahasiswa baru dapat mengenal dan beradaptasi di lingkungan kampus, khususnya jurusan matematika.
  2. Terjalinnya persaudaraan dan silaturahmi antara mahasiswa baru dengan civitas akademika jurusan matematika.
  3. Terealisasinya nilai-nilai religi, akademik, dan sosial dalam segala aspek kehidupan mahasiswa baru.
  4. Terbentuknya mahasiswa baru yang cerdas, jujur, disiplin, kritis dan solutif serta kreatif atas dasar iman dan taqwa.

Visi: 

MPA Jurusan Matematika 2012 sebagai pintu gerbang pengkaderan mahasiswa baru yang berlandaskan spiritual, moral, dan intelektual serta pengenalan dan adaptasi kehidupan kampus, budaya dan akademik.

Misi:


  1. Mengenalkan dan melestarikan 8 budaya MIPA.
  2. Mengkader mahasiswa baru yang berdasarkan nilai-nilai agama, sesuai dengan nilai-nilai pancasila dan nilai intelektual dengan sinergis dan menyeluruh.
  3. Memberikan pelayanan advokasi bagi mahasiswa baru di segala bidang terutama akademik dan kemahasiswaan
  4. Memberikan info-info yang dibutuhkan oleh mahasiswa baru terkait akademik dan kemahasiswaan.


Read more >>

Senin, 13 Agustus 2012

STRUKTUR PANITIA MASA PENGENALAN AKADEMIK (MPA) JURUSAN MATEMATIKA 2012

  Steering Committee:
1. Ahmad Sandi
2. Cut Inez Noor Tanty Ayu
3. Dedy Irwanto
4. Delsi Armirani   

Ketua : Rizki Dwi Permadi
Sekretaris 1 : Ratna Maryam
Sekretaris 2 : Rayi Gumira Ravibela Basmara Putra
Bendahara 1: Imelda Juwita Wahyuningsih
Bendahara 2 : Nia Puspitasari



Sie Acara :
1. Ryan Prasetya *
2. Danu Darmawan
3. Dwi Fitriani
4. Elsia Citra
5. Evan Setyadi Priyatna
6. Luthfi Ardiansyah
7. Muhammad Reyhan M
8. Maya Oktaviani
9. Rizka Zakiah
10. Tyan Retsa Putri


Pendaftaran :
1. Akmal Hakim *
2. Afifah Arifianti
3. Albert Parullian
4. Astri Septiani
5. Atiek Sulistyanti
6. Azalia Sabila
7. Chalimatus Sakdiyah
8. Debora Saurina
9. Desyandi Ayuriza
10. Diyan Nur
11. Dytta Sulistyaningrum
12. Hamas Fahmi
13. Muhammad Agung S N I
14. Muhammad Rudi Hartati
15. Muhammad Yusup
16. Nurul Ulfah
17. Oktaviana Sinaga
18. Rachmawati Malik Makmur


Medis :
1. Siti Nur R *
2. Anis Setyaningsih
3. Givatra Adam
4. Indah Dwi Astuti
5. Liza Ardiani
6. Nita Agustin
7. Qothrotun Nada
8. Rizky Mahanani
9. Sri Bagus Baskoro
Perkap :
1. Sultan *
2. Agustine Dwi K P
3. Ahmad Muroin
4. Dimas Setyo Utomo
5. Mahdi
6. Oktaviani Nuranggrae
7. Rifqi Marwah A
8. Riska Anggraeni
9. Siti Hardiyanti
10. Tedy Apriadi
11. Wahyu Widyastuti


Konsumsi :
1. Siska Setyaningsih *
2. Elika Herliana
3. Ema Nur Kholifah
4. Indah Permata Sari
5. Kartika Novita Putri
6. Noviani Nurhayati
7. Nurul Ikhsani
8. Utari Dyah
9. Syifa Aulia
10. Nida Shafianty

HPD :
1. Sandy Luke Nugroho *
2. Doharma Lestari
3. Evi Syahida
4. Galuh Ayu Rengganis
5. Hafsah Adha Diana
6. Muhammad Abdul Rohm
7. Miftahul Hasan
8. Mulyono
9. Nastiti Adzima
10. Putri Badzlina
11. Siti Nurfidanaufal

















Read more >>

Minggu, 22 Juli 2012

LOMBA KARYA TULIS ILMIAH GIZI NASIONAL

LOMBA KARYA TULIS ILMIAH GIZI NASIONAL 2012

Tema "Gizi sebagai akselerator pencapaian MDGs"
Kategori:

A. Karya Tulis Ilmiah Bahasa Indonesia untuk SMA/sederajat
B. Karya Tulis Ilmiah Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi
LKTI gizi nasional 2012
Ketentuan Umum:
  1. Peserta SMA/sederajat dan mahasiswa D3/S1
  2. Peserta dapat berupa perseorangan atau tim yang terdiri dari maksimal 3 orang
  3. Untuk peserta yang berupa tim dari kategori mahasiswa, anggota kelompok dapat berasal dari program studi yang berbeda dalam perguruan tinggi yang sama
  4. Setiap peserta maksimal maksimal mengirimkan satu karya tulis terbaiknya  
  5. Karya tulis harus orisinil dan belum pernah dipublikasikan
  6. Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran yang dapat diunduh di nutritionexpo.co.cc serta mengirimkan biaya pendaftaran
Biaya Pendaftaran:
Rp. 75.000,-/tim/individu untuk kategori SMA/sederajat
Rp. 100.000,-/tim/individu untuk kategori mahasiswa
Pembayaran dapat dilakukan dengan cara transfer melalui rekening Bank BNI a.n Pebriani Pakpahan dengan nomor rekening 02-030-440-28
DEADLINE
Pendaftaran: 14 Mei - 24 Agustus 2012
Pengumpulan: 3 September 2012
Pengumuman: 19 September 2012
Hadiah*:
  • Juara I: Rp. 2.000.000,-+Trophy+Sertifikat
  • Juara II: Rp. 1.500.000,-+Trophy+Sertifikat
  • Juara III: Rp. 1.000.000,-+Trophy+Sertifikat
* hadiah untuk masing-masing kategori
Info Lengkap:
Twitter: @nutriexpo2012
Facebook: Nutri UI
CP: Melia Indriyani (085 888 9000 40) 
 
Sumber : www.info-lomba.com
Read more >>

Rabu, 18 Juli 2012

Pengisian Form Biodata Mahasiswa Baru 2012

Kepada seluruh mahasiswa baru Jurusan Matematika 2012, masa interview akan tiba, mohon segera mengisi form biodata dengan klik "READ MORE" dan link berikut; https://docs.google.com/spreadsheet/viewform?formkey=dFNQN2FTR0NxYjg2QUhlUF9KNDR6ZlE6MQ#gid=0

Masa pengisian biodata dimulai Rabu-Minggu, 18-22 Juli 2012 paling lambat pukul 17.00.
Terima kasih.
Read more >>

Sabtu, 02 Juni 2012

Mencari Pahlawan Indonesia

Berbicara mengenai pahlawan tentu kita akan berbicara mengenai peradaban suatu negeri karena peradaban suatu negeri bergantung dari pahlawan-pahlawan yang ada pada masa itu, pahlawan terlahir dari kondisi atau keadaan yang serba tidak nyaman, kebanyakan dari mereka terlahir dari jaman yang penuh konflik, jaman yang didalamnya terdapat permasalahan-permasalahan yang menuntut mereka untuk bangkit melawan dan menegakkan apa yang seharusnya ditegakkan.

Banyak yang bertanya, Siapa sih Pahlawan itu? Pahlawan bukanlah orang suci yang diturunkan dari langit ke bumi untuk menyelesaikan persoalan manusia dengan mukjizat. Pahlawan adalah orang biasa yang melakukan pekerjaan-pekerjaan besar, dalam sunyi yang panjang, sampai waktu mereka habis. Mereka tidak harus tercatat dalam buku sejarah atau dimakamkan di taman makam pahlawan. Mereka juga melakukan kesalahan dan dosa. Mereka adalah manusia biasa yang berusaha memaksimalkan seluruh kemampuan untuk memberikan yang terbaik bagi orang-orang disekelilingnya. Mereka merakit kerja-kerja kecil menjadi sebuah gunung, karya kepahlawanan adalah tabung jiwa dalam masa yang lama… dan dari mana mereka datang? Mereka muncul di saat-saat sulit. Mereka datang untuk memikul beban yang tidak dipikul manusia di zamannya. Mereka merespon tantangan-tantangan kehidupan yang berat.

Para pahlawan menyadari betul bahwa *Tantangan adalah stimulan kehidupan yang disediakan Allah untuk memancing “naluri kepahlawan”- nya muncul. Bagi mereka yang tidak memiliki naluri ini, tantangan ini dianggap beban berat, mereka akan menghindari dan menerima dengan sukarela posisi kehidupan yang tidak terhormat.* * (Naluri Kepahlawanan, Hal 4, Anis matta). Itulah pahlawan, pahlawan bukan hanya orang-orang yang berperang membela negerinya dan meninggal lalu dimakamkan dimakam pahlawan, tetapi lebih dari itu. siapa saja bisa menjadi pahlawan, tidak terkecuali tukang becak, pilot, ataupun supir angkot. Mereka semua adalah pahlawan bagi kita, mereka adalah pahlawan atas fungsi dan peranannya di bidang masing-masing

Sebelum berbicara mengenai “mencari pahlawan Indonesia” alangkah lebih baiknya jika kita mengetahui perangkat-perangkat apa saja yang diperlukan untuk menjadi seorang pahlawan.

apa saja akhirnya yang mendukung naluri kepahlawanan, karena naluri saja tidak cukup untuk menjadikan kita pahlawan. Anis Matta mengatakan, *Jika Naluri Kepahlawanan adalah akar pohon kepahlawanan, maka Keberanian adalah batang yang menegakkannya. Tidak ada Keberanian yang sempurna tanpa Kesabaran, karena kesabaran adalah nafas yang menentukan lama tidaknya keberanian itu akan bertahan dalam diri seseorang. Dan Pengorbanan adalah bahan bakar dari ketiga hal di atas, Naluri Kepahlawanan, Keberanian dan Kesabaran…

Lalu, apa lagi stimulus yang diperlukan untuk menjadikan diri kita pahlawan, jawabannya adalah *kebaikan*. Mengapa? *Kebaikan adalah medan kompetisi bagi para pahlawan yang akan mengeksploitasi potensi potensi mereka. Dengarkan apa yang ada dalam pikiran para pahlawan, Setiap kali mereka menyelesaikan satu unit amal, dalam tempo yang ringkas dan cepat, dengan kualitas maksimum, dan dengan manfaat sosial sebesar-besarnya, barulah mereka dapat menikmati rentang waktu itu. Kebahagian mereka terletak pada selesainya unit-unit amal shalih yang mereka kerjakan dengan cara yang sempurna.

Langkah-langkah untuk menjadi pahlawan

Pertama adalah *optimisme*, optimisme adalah titik tengah realismen dan idealisme. Optimisme mengajarkan bahwa kita harus idealis dalam menjalani kehidupan ini, namun kita juga harus sadar bahwa kita hidup di dalam dunia yang real (nyata) yang terkadang jauh dari nilai-nilai ideal.

Kedua, *Mengambil Momentum*, Seseorang tidak menjadi pahlawan karena melakukan pekerjaan kepahlawanan sepanjang hidupnya, kepahlawanan memiliki momentumnya. Yang perlu kita lakukan adalah mempercepat saat-saat kematangan. Yaitu dengan mengumpulkan sebanyak mungkin potensi dalam diri kita, mengolahnya dan kemudian mengkristalisasikannya. Dengan ini kita memperluas peluang sejarah atau mengantar kita ke pintu sejarah.

Ketiga, *Menjaga Kegembiraan Jiwa*, untuk terus mampu berjalan jiwa ini perlu dijaga agar tetap dalam kondisi gembira. Kegembiraan adalah sumber energi bagi jiwa.

Keempat, *Terus Menggali Keunikan Diri*, Sejarah hanya mencatat karya-karya yang berbeda dengan yang pernah ada sebelumnya. *Sejarah tidak mencatat pengulangan-pengulangan. Kecuali untuk karya di bidang sama dan memiliki kualitas yang tidak berbeda. Menjadi unik adalah beban psikologis yang tidak semua orang mampu menanggungnya. Ancamannya adalah isolasi, keterasingan dan akhirnya adalah kesepian. Jika engkau bersedia menerima takdir kesepian sebagai pajak bagi keunikan, maka niscaya masyarakat juga akan membayar harga yang sama : kelak mereka akan merasa kehilangan*.

Kelima, *terus bergerak Menuju Kesempurnaan*, kesempurnaan adalah obsesi seorang pahlawan. Bergerak menuju sempurna adalah bergerak menuju batas maksimum, “Bagaimana mengetahui batas maksimum itu…?” *Batasan itu bersifat psikologis, yaitu semacam kondisi psikologis tertentu yang dirasakan seseorang dari suatu proses maksimalisasi penggunaan potensi diri, dimana seseorang memasuki keadaan yang oleh Al Qur’an disebut sebagai “menjelang putus asa”.

Keenam, *Siap Dengan Kegagalan*, pertanyaannya Bagaimana mereka mampu melampaui kegagalan-kegagalannya dan merengkuh takdirnya sebagai pahlawan…? Jawabnya adalah, *Mereka memiliki mimpi yang tidak pernah selesai, mereka memiliki semangat pembelajaran yang konstan, dan kepercayaan terhadap waktu, mereka menyadari bahwa segala sesuatu memiliki waktunya.

Ketujuh, *Kekuatan Imajinasi*

Di akhir buku ini Anis Matta mengatakan bahwa *jangan pernah menanti kedatangan mereka atau menggodanya untuk datang ke sini. Mereka tidak akan pernah datang. Mereka bahkan sudah ada di sini. Mereka lahir dan besar di sini, di negeri ini. Mereka adalah aku, kau, dan kita semua. Mereka bukan orang lain. Mereka hanya belum memulai. Mereka hanya perlu berjanji untuk merebut takdir kepahlawanan mereka; dan dunia akan menyaksikan gugusan pulau-pulau negeri ini menjelma menjadi untaian kalung zamrud kembali yang menghiasi leher sejarah*. (Naluri Kepahlawanan, Hal 228, Anis matta)

Jika para pahlawan adalah anak jaman mereka, tentulah mereka membutuhkan potongan-potongan zaman yang merangsang munculnya kepahlawanan mereka. Ada banyak orang baik yang lahir dan mati tanpa pernah menjadi pahlawan; karena ia lahir pada jaman yang lesu, di mana hampir semua perempuan seakan mandul atau enggan meiahirkan pahlawan. Begitulah awalnya kesaksian kita; ada banyak potongan zaman yang kosong dari para pahlawan. Jaman kevakuman, jaman tanpa pahlawan. Pada potongan jaman seperti itu mungkin ada orang yang berusaha menjadi pahlawan; tetapi usaha itu seperti sebuah teriakan di tengah gurun; gemuruh sejenak, lain lenyap ditelan sunyi gurun.

Itulah yang terjadi pada saat sebuah peradaban sedang terjun bebas menuju kehancuran atau keruntuhannya. Ambillah contoh seting sejarah Islam kembali. Setelah berakhirnya kekuasaan Daulatul Muwahhidin dan Daulatul Murobithin di kawasan Afrika Utara pada penghujung milenium hijriah pertama, sulit sekali menemukan nama besar dalam sejarah Islam. Siapakah pahlawan Islam yang kita kenal dari generasi abad kesebelas dan keduabelas hijriyah? Saat itu bertepatan dengan abad kedelapanbelas dan kesembilanbelas hijriyah. Saat itulah, penjajahan Bangsa Eropa atas dunia Islam terjadi.

Para pahlawan Islam baru bermunculan kembali setelah abad ketigabelas hijriyah. Generasi pahlawan yang muncul pada abad ini adalah pahlawan pembaharu Islam. Ada nama Muhammad Bin Abdul Wahhab di Jazirah Arab. Ada nama Jamaluddin al-Afghani, Muhammad Abduh, Rasyid Ridha, Hasan Al-Banna. dan Sayyid Quthub di Mesir. Ada Al-Maududi di Pakistan dan ada Al-Kandahlawi di India.

Begitulah mata rantai kepahlawanan pembaharu dimulai; kelesuan jaman mandul telah sampai pada titik nadirnya; kesabaran orang-orang terjajah telah habis, kelemahan orang-orang tertindas telah menjelma jadi kekebalan. Mereka terbangun dalam gelap, bergerak dalam ketidakjelasan. Akan tetapi, mereka telah bergerak. Ruh kehidupan umat telah kembali.

Sejarah kepahlawan manusia, dengan demikian, sebenarnya merupakan bagian dari sejarah peradabannya. Ini menjelaskan mengapa lebih banyak pahlawan yang lahir dari peradaban-peradaban besar dan relatif tua. Masyarakat primitif, sebaliknya, biasanya memiliki nasib yang sama dengan masyarakat dari sebuah peradaban yang baru saja mengakhiri kejayaannya; seperti perempuan mandul yang tidak mungkin melahirkan pahlawan.

Kenyataan inilah yang menjelaskan hubungan timbal balik antara pahlawan dan lingkungannya, antara tokoh dan peradabannya; sejarah peradaban adalah sejarah para pahiawannya, tetapi para pahlawan itu tetap saja merupakan anak-anak yang lahir dari rahim peradaban. Para pahlawan menjadi simbol kekuatan sebuah peradaban, tetapi peradaban memberi ruang yang luas bagi munculnya para pahlawan itu. Sebaliknya pun demikian. Hilangnya para pahlawan adalah isyarat matinya sebuah peradaban, tetapi runtuhnya sebuah peradaban adalah isyarat hilangnya ruang gerak bagi para pahlawan.

Jika kita menelaah lebih jauh sebenarnya kondisi bangsa kita saat ini sedang menuju pada kehancurannya, bagaimana tidak, fakta membuktikan bahwa para pemimpin negeri ini banyak sekali yang terindikasi dan terbukti melakukan tindakan korupsi, terjadinya praktek mafia hukum, makelar kasus yang dilakukan oleh petinggi-petinggi penegak hukum yang seharusnya mereka merupakan aset termahal yang dimliki bangsa ini untuk memberantas kriminalisasi hukum dinegeri ini, namun yang terjadi adalah sebaliknya, mereka malah menggunakan kekuasaannya untuk menyakiti hati rakyat Indonesia yang telah mempercayakan mereka sebagai penegak hukum dinegeranya, tidak hanya polisi, salah seorang jaksa agung terbaik yang dimiliki negeri ini pun beberapa waktu yang lalu terbukti telah mengkhianati tanah airnya dengan terbuai oleh harta tanpa memperdulikan jutaan nasib rakyat miskin yang ada dinegrinya, dan masih banyak lagi fakta-fakta buruk yang telah dan sedang terjadi dibidang pendidikan, ekonomi, dsb fakta ini menunjukkan bahwa tidak hanya rakyatnya saja yang dapat melakukan praktek-praktek kejahatan, pemimpinnya pun bisa melakukan itu, dah ini tidak menutup kemungkinan akan terjadi hal yang sama dimasa yang akan datang. Fakta-dakta inilah yang mengindikasikan negri ini akan menuju pada kehancurannya jika tidak hadirnya para pahlawan yang mau concern terhadap permasalahan-permasalahan yang ada pada negeri ini.

Oleh karena itulah, Indonesia membutuhkan pahlawan-pahlawan yang tidak hanya pintar ataupun cerdas dalam menyelesaikan segala permasalahn negeri ini namun lebih dari itu Indonesia membutuhkan pahlawan-pahlawan yang memiliki akhlak yang mulia, kesabaran yang tinggi, keteguhan azam atau tekad dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan bangsa, karena banyak sekali para pemimpin kita saat ini yang dulunya memiliki idealisme seorang pahlawan namun ketika mereka telah mendapatkan amanah itu idealisme mereka yang dahulu mengebu-gebu seakan-akan hilang tertiup angin.

Sumber Referensi : Buku Mencari Pahlawan Indonesia Karya Anis Matta
Read more >>

Minggu, 06 Mei 2012

OR : TPS LIMA 2012

Dibuka Open Recruitment Tim Pembuat Soal Olimpiade Matematika (TPS 5) :
1 Mei - 7 Mei 2012


Apa sii TPS 5??
TPS 5 adalah Tim yang bertugas menyusun soal olimpiade dalam rangkaian acara Pelangi Matematika.

Segera isi OR TPS 5 di Mading BEMF.

Pelangi Matematika XIX....?
Pelangi-ku
Pelangi-mu juga lho!

CP:  
Irna (PMR'10) 083899382738
ECHE (M'10) 083899076563

Read more >>

MATH LEAGUE 2012

Assalamualaikum,

Abang2, kakak2, teman2 dan adik2 semuanya,
Udah pada tahu belum pendaftaran MATH-LEAGUE 2012 udah dibuka dari tgl 2 mei?

kegiatannya banyak loh,
Ini daftar kegiatan, biaya pendaftaran, sama sms centre daftarnya:
  • Futsal 50rb (hamas m11 +6285715256217)
  • Voli 30rb (sandy m11 +6285695603727)
  • Catur 10rb (rohman sbi 11 +628999352705)
  • Bakiak 15rb (ridwan pmr11 +6285781725093)
  • Bekel 5rb (izzati pmr11 +6283890692081)
  • Galasin 20rb (iyus m11 +6285719159694)

buruan daftar ya, Segera hubungi CP perlombaan/pertandingannya, pendaftaran ditutup tgl 9 mei 2012!
Read more >>

SAYEMBARA MENULIS 2012

Haloo...!!! Kamu diundang dalam SAYEMBARA MENULIS Departemen Profesi & Keilmuan..

Ketentuan Umum
  • Peserta adalah seluruh mahasiswa/i aktif jurusan Matematika UNJ
  • Tema tulisan (pilih salah satu):
    1. Jika kamu menjadi Menteri Pendidikan, kebijakan apa yang kamu terapkan untuk memperbaiki pendidikan di Indonesia?
    2. Jika kamu memiliki kebebasan untuk mengelola sebuah sekolah, sekolah seperti apa yang ingin kamu kelola?
    3. Tiga hal apa yang ada pada dirimu yang membantumu menguasai marematika?
  • Pendaftaran tidak dipungut biaya.
Ketentuan Teknis
  • Tulisan (artikel/esai) berupa narasi sesuai dengan tema diatas;
  •  Diketik dalam Ms. Word, huruf TNR 12 spasi 1,5 margin 2,5 cm;
  • Jumlah halaman antara satu sampai dua (1 s.d 2) halaman dengan ukuran kertas A4;
  • Tulisan harus asli, bukan jiplakan, tidak menyinggung SARA dan belum pernah dipublikasikan di manapun;
  • Menyertakan data diri berupa nama, kelas dan nomor HP.
 Artikel berupa hardcopy diserahkan kepada Visya (085719519415) atau Reyhan (085711187851) serta  softcopy dikirimkan ke profeilthescientist@gmail.com .

Karya diterima sejak tanggal 1 Mel hingga 31 Mei 2012 pukul 24.00 (via email) dan pukul 14.00 (via penyerahan langsung).
Juri sayembara ini adalah dosen Jurusan Matematika. Keputusan juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Read more >>

Minggu, 29 April 2012

Dialog Keluarga Besar Matematika

 DKBM 2012 "Lulus 4 tahun? Sanggupkah Kita?" DKBM (Dialog Keluarga Besar Matematika) adalah salah satu event besar BEMJ Matematika. DKBM tahun ini mengangkat tema "Lulus 4 tahun? Sanggupkah Kita?" dan hadir dengan tampilan acara baru. Penasaran? Hadiri acaranya pada tanggal 1 Mei 2012 di ruang 3.6 & 3.7 Gedung FMIPA UNJ. Turut mengundang dosen-dosen Jurusan Matematika di mana nantinya mahasiswa dan dosen bisa saling sharing tentang permasalahan yang ada. Ayo gunakan kesempatan ini untuk menyalurkan aspirasimu...


Read more >>